
Lebih dari 70% petani Indonesia saat ini berusia di atas 45 tahun. Stigma bahwa bertani adalah profesi melelahkan dengan hasil pas-pasan telah menjauhkan anak-anak muda desa dari tanah leluhur mereka.
Mengubah Paradigma Lewat Nilai Tambah
Melalui pendampingan di Yoso Farm Homestead dan sentra tani Jawa Tengah, Gumregah membuktikan bahwa pertanian modern dapat menjadi sumber kesejahteraan yang membanggakan:
- Efisiensi Pupuk Mandiri: Mengembangkan mikroba lokal untuk menekan ketergantungan pupuk kimia hingga 40%.
- Penjaminan Mutu & Sorting: Mengajarkan standar grading hotel dan supermarket.
- Kepastian Pembeli (Offtaker): Kolaborasi bersama HAN memastikan hasil panen terserap dengan harga adil tanpa potongan spekulatif tengkulak.
Ketika anak muda melihat hasil panen mereka dihargai secara bermartabat, desa bukan lagi tempat yang ingin mereka tinggalkan.
Gumregah Field Agronomist
Publikasi riset independen dari tim LINKAR & CV Rantai Usaha Nusantara.




